beberapa waktu yang lalu, di milis ubuntu ada yang membahas soal plagiarisme. orangnya memberi contoh bahwa Fleming melakukan plagiarisme atas penemuan antibiotik, yang dilengkapi dengan tautan blog segala. menarik sebenarnya, walaupun setelah membaca tautan blog yang direferensikan, saya tidak menemukan klaim sang penulis bahwa Fleming melakukan plagiarisme. mungkin takut debat berkepanjangan.
namun hal yang lucu adalah dia menyatakan bahwa ‘ryosaeba’, yang saya gunakan sebagai nama akun gmail maupun sebagai alamat blog ini, adalah plagiarisme juga. saya menyatakan keheranan saya di milis tersebut, dan bahkan salah satu moderator milis ubuntu itu pun menyatakan klaim tersebut salah alamat.
hanya saja, orang ini rupanya tetap bertahan pada pendiriannya. apa definisi plagiarisme pun cuma ditarik sepotong-sepotong olehnya, ketika saya tunjukkan bahwa definisi plagiarisme itu adalah mengakui karya orang lain sebagai karyanya sendiri, dan saya tidak pernah melakukan klaim seperti ini. debat panjang tak berkesudahan pun terjadi, beliau menyitir secara sepotong-sepotong berbagai referensi hukum, bahkan sampai belakangan menampilkan signature bahwa dia adalah seorang PhD di sebuah universitas luar negeri.
contoh-contoh kasus yang beliau sampaikan memang keren-keren, seperti karya ilmiah yang ditarik karena menggunakan istilah yang bukan ciptaan mereka sendiri, penamaan produk yang mirip dengan nama produk orang lain, dan lain sebagainya. tapi sayangnya, tidak ada contoh dari beliau yang benar-benar mengena dengan apa yang dia permasalahkan terhadap saya sebenarnya: menamakan sebuah akun mail dan tautan sebuah blog.
makin lama berdiskusi, makin saya tidak respek karena dia selalu mengulang-ulang menyitir potongan referensi hukum hal yang menurut beliau telah saya langgar. dan yang membuat saya makin tidak respek adalah ketika saya benar-benar serius menanyakan masalah hak cipta ini, beliau malah menyuruh saya mencari pengacara bidang hak cipta. tidak sopan, beliau yang klaim saya melakukan pelanggaran hak cipta, kenapa saya yang malah disuruh repot-repot mencari pengacara?
akhir diskusinya adalah, beliau tetap sangat percaya saya telah melakukan pelanggaran hak cipta. yeah, whatever. andai dia memang benar percaya dengan perkataannya sendiri, semestinya dalam blog beliau yang membahas Fleming dia juga berani menyatakan soal plagiarisme yang dilakukan oleh Fleming dalam hal penemuan antibiotika. lagipula kalau memang beliau sedemikian percaya saya melakukan IP infringement, dia bisa melakukan apa yang telah sering saya lakukan: laporkan ke pemilik karya asli, dan minta dia untuk komplain melalui automattic.com/dmca.
NB: ini saya tulis setelah saya kesal ada yang sudah mendahului saya menggunakan nama akun ‘ryosaeba’ di evernote.
Leave a Reply to ryosaeba Cancel reply