wow, ternyata hari ini saya menemukan lagi sebuah oxymoron. ini saya temukan sewaktu mencari taut untuk penemuan oxymoron yang sebelumnya:
penjelasan tentang apa itu oxymoron sudah pernah saya tuliskan sebelumnya. namun setelah dipikir-pikir lagi, sebenarnya apa bedanya antara oxymoron dengan sesuatu yang ironis?
kalau berdasarkan definisi dari ironi di wikipedia, maka tampaknya judul artikel tuan koruptor yang budiman lebih cocok sebagai ironi yang mengarah ke sarkasme ketimbang oxymoron. bagaimana menurut pendapat anda?
Leave a Reply