saya selama ini penasaran dengan kata cring yang tampil di dashboard statistik wordpress:

ternyata jawabannya ada pada peringkat kedua pencarian di google.co.id: artikel cring di blog nggedabrus. menurutnya, karena asal mula kata blog adalah weblog, maka kalau di-indonesia-kan, seharusnya menjadi catatan jejaring, disingkat menjadi cring. hal ini juga dibahas dalam tulisan makna cring di blog helgeduelbek, yang lebih mempertanyakan keabsahan pembentukan dan pemakaian kata cring tersebut.
saya sendiri cenderung menolak pemakaian kata cring. berbeda dengan pengindonesiaan istilah-istilah asing lainnya, cring ini bukan merupakan bentukan dari sebuah kata dasar, tapi merupakan singkatan yang cenderung dipaksakan. bandingkan misalnya dengan unduh, unggah, metani dan lain sebagainya. lagipula, pihak wordpress sendiri belum sepenuhnya mengganti kata blog dengan cring, seperti yang terlihat dari menunya:

bagaimana menurut yang lain?

Leave a Reply to Catshade Cancel reply